Selasa, 21 Juli 2020

MEMAHAMI AQIDAH ISLAM

A. Pengertian Akidah 

 akidah berakar dari kata عقد -يعقد - عقيدة  yang berarti tali pengikat sesuatu dengan yang lain sehingga menjadi satu kesatuuan yang tidak dapat di pisahkan .Dalam pembahasan yangg masyhur akidah di artikan sebagai IMAN kepercayaan atau keyakinan . Dalam kajian islam , Akidah berarti tali pengikat batin manusia dengan yang di yakininya sebagai Tuhan yang ESA yang patut di sembah dan pencipta serta pengatur alam semesta ini, 
Beberapa ulama memberi pengertian tentang akidah sebagian ulama tersebut 
عقيدة والاخلاق


1.  M Hasbi Ash Shiddiqi

          mengatakan Aqidah menurut ketentuan bahasa (bahasa arab) ialah sesuatu yang dipegang teguh dan terhunjam kuat di dalam lubuk jiwa dan tak dapat beralih dari padanya

2. Syaikh Mahmoud Syaltout

             Adalah segi teoritis yang dituntut pertama-tama dan terdahulu dari segala sesuatu untuk dipercayai dengan suatu keimanan yang tidak boleh dicampuri oleh syakwasangka dan tidak dipengaruhi oleh keragu-raguan

3. Syekh Hasan Al-Bannah 

           menyatakan aqidah sebagai sesuatu yang seharusnya hati membenarkannya sehingga menjadi ketenangan jiwa, yang menjadikan kepercayaan bersih dari kebimbangan dan keragu-raguan.

4. Abu Bakar Jabir al-Jazairy

        Aqidah adalah sejumlah kebenaran yang dapat diterima secara umum oleh manusia berdasarkan akal, wahyu dan fitrah. Kebenaran itu dipatrikan oleh manusia di dalam hati serta diyakini keshahihan dan keberadaannya secara pasti dan ditolak segala sesuatu yang bertentangan dengan kebenaran itu.

Firman Allah dalam Alquran QS Al baqoroh ayat 285

ءَامَنَ ٱلرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡهِ مِن رَّبِّهِۦ وَٱلۡمُؤۡمِنُونَۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيۡنَ أَحَدٖ مِّن رُّسُلِهِۦۚ 

وَقَالُواْ سَمِعۡنَا وَأَطَعۡنَاۖ غُفۡرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيۡكَ ٱلۡمَصِيرُ ٢٨٥

Artinya “Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali"

Di jelaskan oleh Baginda Nabi Muhammad saw , menjawab pertanyaan malaikat jibril as tentang iman dengan mengatakan 

قَالَ : أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ.

Beliau bersabda, “Kamu beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir, dan kamu beriman kepada qadar yang baik maupun yang buruk.”

Berdasarkan hadist di atas dapat di simpulkan bahwa rukun islam itu ada enam 

1. Iman kepada Allah SWT

2. Iman kepada Malaikat Allah 

3. Iman kepada kitab kitab Allah 

4. Iman kepada Rosul rosul Allah 

5. Iman kepada hari akhir 

6. Iman kepada qada' dan qadar  



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ABSTRAK

MABADI KHOIRU UMMAH part 2

Class 12  C. strategy pemasyarakatan mabadi khoiru ummah mabadi Khaira ummah adalah gerakan pembentukan identitas dan karakter warga NU mela...

Popular Posts