Senin, 27 Juli 2020

MEMAHAMI AQIDAH ISLAM PART 2

B. Dalil / Argumentasi dalam akidah 


Dalil dalam bidang aqidah ada dua 

a. Dalil ,'Aqli 

yakni dalil yang di dasarkan pada penalaran akal yang sehat , segala yang menyangkut dengan aqidah kita tidak boleh menyakininya secara ikut ikutan melainkan berdasarkan keyakinan yang dapat dipelajari sesuai akal yang sehat 

maksut akal sehat itu yakni kemampuan berfikir dan penalaran yang di lakukan oleh seseoarang tanpa terkontiminasi. dengan nafsu senang maupun benci .

b. Dalil naqli 

Dalil naqli adalah dalil yang di sasarkan pada Al quranquran dquran dquran dan As sunnah ( hadist) . 
walaupun akal manusia dapat menghasilkan kemajuan ilmu dan teknologi namun harus di sadari bahwa betapun kuatnya daya pikir manusia ia tidak akan sanggup mengetahui hakikat zat Allah SWT yang sebenarnya . manusia tidak mampu menyelidiki yang ghoib . untuk mengetahui yang ghoib itu kita harus yakin dan puas dengan wahyu Allah SWT . wahyu itulah yang disebut dengan dalil Naqli .
Kebenaran dalil Naqli ini bersifat Qad'i ( pasti )  kebenaran mutlak serta berlaku untuk semua ruang dan waktu .. kebenaran atau hal hal yang tidak dapat di jangkau oleh akal , cukup di yakini tanpa harus membuktikannya dengan akal . termasuk bagian ini adalah hakekat hal hal yang ghoib , seperti kiamat , alam barzah , alam makhsyar surga , neraka dan sebagainya . 

C. Tujuan Aqidah islam 

      
 1. Untuk mengikhlaskan niat dan ibadah kepada Allah swt satu-satunya. Karena Dia adalah Pencipta yang tidaka da sekutu bagiNya maka tujuan dari ibadah haruslah diperuntukkan kepadaNya satu-satunya


2. Membebaskan akal dan pikiran dari kekacauan yang timbul dari kosongnya hati dari akidah. Karena orang yang hatinya kosong dari akidah ini, adakalanya kosong hatinya dari setiap akidah serta menyembah materi yang dapat diindera saja dan adakalanya terjatuh pada berbagai kesesatan akidah dan khurafat

 

3. Ketenangan jiwa dan pikiran, tidak cemas dalam jiwa dan tidak goncang dalam pikjiran. Karena akidah ini akan menghubungkan orang mukmin dengan Penciptanya lalu rela bahwa Dia sebagai Tuhan yang mengatur, Hakimm yang Membuat tasyri’. Oleh karena itu hatinya menerima takdir, dadanya lapang untuk menyerah lalu tidak mencari pengganti yang lain.

 

4. Meluruskan tujuan dan perbuatan dari penyelewengan dalam beribadah kepada Allah dan bermuamalah dengan orang lain. Karena diantara dasar akidah ini adalah mengimani para rasul yang mengandung mengikuti jalan mereka yang lurus dalam tujuan dan perbuatan.

 

5. Bersngguh-sungguh dalam segala sesuatu dengan tidak menghilangkan kesempatan beramal baik kecuali digunakannya dengan mengharap pahala serta tidak melihat tempat dosa kecuali menjauhinya dengan rasa takut dari siksa. Karena diantara dasar akidah ini adalah mengimani kebangkitan serta balasan terhadap seluruh perbuatan.

 وَلِكُلّٖ دَرَجَٰتٞ مِّمَّا عَمِلُواْۚ وَمَا رَبُّكَ بِغَٰفِلٍ عَمَّا يَعۡمَلُونَ ١٣٢ 

“Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (sesuai) dengan yang dikerjakkannya. Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.” (Al An’am 132)

 

Nabi Muhammad saw juga mengimbau untuk tujuan ini dlam sabdanya:

 

“Orang mu’min yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Alalh daripada orang mu’min yang lemah. Dan pada masing-masing terdapat kebaikan. Bersemangatlah terhadap sesuatu yang bermanfaat bagimu serta mohonlah pertolongan Allah dan janganlah lemah. Jika engkau ditimpa sesuatu, maka janganlah engkau mengatakan: “Seandainya aku kerjakan begini dan begitu. Akan tetapi katakanlah: Itu takdir Allah dan apa yang Dia kehendaki Dia lakukan. Sesungguhnya mengandai-andai itu membuka perbuatan syaitan.” (HR Muslim)  

6. Meraih kebahagian dunia dan akhirat dengan memperbaiki individu individu maupun kelompok kelompok serta meraih  pahala dan kemuliyaan 

مَنۡ عَمِلَ صَٰلِحٗا مِّن ذَكَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤۡمِنٞ فَلَنُحۡيِيَنَّهُۥ حَيَوٰةٗ طَيِّبَةٗۖ وَلَنَجۡزِيَنَّهُمۡ أَجۡرَهُم بِأَحۡسَنِ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ .
٩٧
" Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan" 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ABSTRAK

MABADI KHOIRU UMMAH part 2

Class 12  C. strategy pemasyarakatan mabadi khoiru ummah mabadi Khaira ummah adalah gerakan pembentukan identitas dan karakter warga NU mela...

Popular Posts